Lowongan Kerja LSM NGO

Selasa, 15 September 2026

[newdevjobsindo] KESEMPATAN MAGANG - CARE Indonesia

Inline image
Inline image
Inline image
Inline image
Inline image

Uploaded Image Uploaded Image Uploaded Image Uploaded Image Uploaded Image

[newdevjobsindo] RFP-027-IX-14-2026 Restorasi Lahan Terdegradasi melalui Pengayaan Tanaman Lokal di Ekosistem Batang Toru

Konservasi Indonesia adalah yayasan nasional yang didirikan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di tanah air. Kami merupakan mitra utama Conservation International di Indonesia.

Kami memiliki visi mewujudkan Indonesia yang sehat dan sejahtera, di mana keanekaragaman hayati dihargai dan dilestarikan. Dengan kantor dan lokasi proyek yang tersebar di seluruh Indonesia, kami mengedepankan pendekatan lanskap-seaskap yang berkelanjutan serta membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor dan wilayah untuk memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat dan alam Indonesia.

Seiring dengan upaya kami untuk terus berkembang, saat ini kami mencari Konsultan (Kelompok/Perusahaan) untuk memenuhi ketentuan berikut:

 

Pemulihan Lahan Terdegradasi melalui Pengayaan Jenis Tanaman Lokal untuk Meningkatkan Fungsi Ekologis dan Produktivitas Lahan pada Area Penggunaan Lain (APL) di Ekosistem Batang Toru

 

Request for Proposals

Judul: Pemulihan Lahan Terdegradasi melalui Pengayaan Jenis Tanaman Lokal untuk Meningkatkan Fungsi Ekologis dan Produktivitas Lahan pada Area Penggunaan Lain (APL) di Ekosistem Batang Toru

RFP No: 027/IX/14/2026

Tanggal Penerbitan: 14 September 2026

 

 

1.      Latar Belakang

Ekosistem Batang Toru merupakan salah satu bentang alam prioritas konservasi di Sumatera yang menjadi habitat utama Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis), spesies kera besar paling langka di dunia. Kelangsungan hidup spesies ini sangat dipengaruhi oleh kualitas habitat, ketersediaan sumber pakan, dan konektivitas antar kawasan hutan.

Kawasan Area Penggunaan Lain (APL) pada zona penyangga Cagar Alam Dolok Sibual-buali mempunyai peran strategis sebagai penghubung Koridor Bulu Mario dan Koridor Aek Malakkut. Namun sebagian area tersebut mengalami degradasi akibat perubahan penggunaan lahan yang menyebabkan menurunnya fungsi ekologis, kualitas habitat satwa liar, dan produktivitas lahan masyarakat.

Untuk mendukung pemulihan fungsi ekologis lanskap serta meningkatkan manfaat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, Konservasi Indonesia akan melaksanakan program pemulihan lahan terdegradasi melalui pengayaan jenis tanaman lokal pada area APL di Ekosistem Batang Toru.

2.     Gambaran Umum Proyek

Konservasi Indonesia (KI) akan melaksanakan program pemulihan lahan terdegradasi melalui pengayaan jenis tanaman lokal pada Area Penggunaan Lain (APL) di Ekosistem Batang Toru. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas habitat dan konektivitas lanskap, memperkuat fungsi ekologis kawasan, mendukung konservasi Orangutan Tapanuli, serta meningkatkan kapasitas dan peran masyarakat dalam pengelolaan lahan berkelanjutan.

KI mengundang lembaga atau konsultan yang memenuhi kualifikasi untuk melaksanakan kegiatan yang meliputi perencanaan program, peningkatan kapasitas masyarakat, penyediaan bibit tanaman lokal, pelaksanaan pengayaan tanaman pada area ±175 hektare, pembangunan demonstration plot, penerapan geotagging, pemeliharaan dan pemantauan tanaman, serta penyusunan laporan kemajuan dan laporan akhir sesuai dengan Kerangka Acuan yang tercantum pada Lampiran 2.

3.     Kerangka  Acuan,  Hasil  yang  Diharapkan,   dan Jadwal  Hasil  yang  Diharapkan (Mohon lihat lampiran 2 – Kerangka Acuan Kerja)

 

Kontraktor/Institusi yang terpilih akan bertanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan pemulihan lahan terdegradasi melalui pengayaan jenis tanaman lokal pada Area Penggunaan Lain (APL) di Ekosistem Batang Toru sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan yang diuraikan dalam Kerangka Acuan (Lampiran-2). Deliverables dan jadwal pelaksanaan yang diharapkan adalah sebagai berikut:

 

Milestone

Kegiatan Utama

Periode

Deliverables

Milestone 1

Perencanaan Program dan Penguatan Kapasitas Masyarakat

Oktober 2026 - Desember 2026

• Proposal implementasi dan rencana kerja rinci yang disetujui KI.
• Terlaksananya 1 pelatihan teknik pembibitan dan budidaya tanaman lokal.
• Terlaksananya 1 pelatihan teknik restorasi dan pemeliharaan tanaman.
• Tersedianya modul dan materi pelatihan.
• Tersusunnya laporan pelaksanaan pelatihan yang mencakup daftar peserta, dokumentasi kegiatan, hasil evaluasi pelatihan, serta rekomendasi tindak lanjut penguatan kapasitas masyarakat.

Milestone 2

Pemulihan Lahan Terdegradasi melalui Pengayaan Jenis Tanaman Lokal

Januari 2027 - Agustus 2027

• Tersedianya minimal 5.520 bibit tanaman lokal siap tanam sesuai spesifikasi yang disepakati.
• Tersedianya 1 unit temporary nursery/stockpile untuk penyimpanan dan pemeliharaan bibit.
• Terbangunnya 1 demonstration plot minimal seluas 0,5 hektare.
• Terlaksananya kegiatan pengayaan tanaman lokal pada area ±175 hektare yang terdiri atas areal kebun karet (±40 ha), areal bertutupan vegetasi rapat (±100 ha), serta lahan tidak produktif (±35 ha).
• Tersedianya data geotagging seluruh pohon yang ditanam.
• Tersedianya database penanaman dalam format Excel dan shapefile GIS.
• Tersusunnya laporan kemajuan kegiatan yang dilengkapi peta area kerja, data mentah (raw data), tally sheet, dokumentasi lapangan, serta rekomendasi tindak lanjut.

Milestone 3

Pemantauan dan Pemeliharaan Tanaman

September 2027 - Oktober 2027

• Tersedianya laporan capaian penanaman dan hasil pemantauan tanaman.
• Tersedianya data monitoring dan evaluasi pasca penanaman.
• Tersedianya analisis survival rate tanaman dan rekomendasi tindakan perbaikan apabila diperlukan.
• Tersusunnya laporan akhir kegiatan yang mencakup seluruh hasil pelaksanaan program, pembelajaran, tantangan, dan rekomendasi keberlanjutan program.

 

4.     Rincian pengajuan

 

a.      Batas Waktu. Proposal harus diterima paling lambat tanggal 30 September 2026 (pukul 17.00 WIB, GMT+7). Pengajuan yang terlambat tidak akan diterima. Proposal harus dikirimkan melalui email ke procurementKI@konservasi-id.org;.  Semua proposal wajib disampaikan sesuai dengan pedoman yang tercantum dalam RFP ini.

b.     Masa berlaku penawaran. 120 hari sejak batas waktu penyampaian.

c.      Klarifikasi. Pertanyaan dapat diajukan ke procurementKI@konservasi-id.org paling lambat pada tanggal dan waktu yang tercantum dalam jadwal di bawah ini. Subjek email wajib mencantumkan nomor dan judul RFP. KI akan memberikan tanggapan tertulis atas permintaan klarifikasi yang masuk sesuai dengan tanggal yang tercantum dalam jadwal di bawah ini. Tanggapan terhadap pertanyaan yang dianggap relevan bagi seluruh peserta tender akan dimuat di situs web KI dan/atau disampaikan melalui email.

d.     Perubahan. Kapan pun sebelum batas waktu penyerahan proposal, KI dapat, dengan alasan apa pun, mengubah dokumen RFP melalui perubahan yang akan dimuat di situs web KI dan/atau disampaikan melalui email.


5.      Jadwal Proposal (Harap tambahkan agenda proses seleksi lainnya ke dalam jadwal ini jika relevan, seperti wawancara atau demonstrasi).

 

Panggilan Permintaan Proposal/RfP

14 September 2026

Klarifikasi disampaikan ke KI

18 September 2026

Klarifikasi diberikan kepada penawar yang diketahui

23-24 September 2026

Tenggat waktu penyampaian proposal ke KI

30 September 2026

Seleksi akhir

13 Oktober 2026


untuk informasi lengkap terkait dengan RFP ini silahkan lihat pada link ini

[newdevjobsindo] Islamic Relief Indonesia Job Vacancy: Project Officer in Lombok, NTB

About the organization:

Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) is a Non-Governmental Organization (NGO) headquartered in Jakarta, established under Notary Deed No. 8 by Buchari Hanafi, S.H., dated December 6, 2021, and approved by the Ministry of Law and Human Rights under Decree No. AHU-0039234.AH.01.12 of 2021, dated December 8, 2021. YRII originated from the operational experience of Islamic Relief Worldwide (IRW) in Indonesia as an international NGO and branch of Islamic Relief Worldwide headquartered in Birmingham, UK. IRW had been operating in Indonesia since 2000 and officially signed a Memorandum of Understanding (MoU) with the Ministry of Home Affairs in 2003. This MoU expired in November 2021. To continue IRW's work and best practices, former IRW staff members founded YRII.

During its operations in Indonesia, IRW contributed IDR 659 billion to the Indonesian government and society, benefitting 1.7 million people across 8 sectors focused on improving social welfare: disaster management, livelihood improvement, public health and nutrition, clean water and environmental sanitation, education, seasonal programs, shelter, and orphan welfare—all contributing to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs)

Country Purpose:

Islamic Relief Worldwide in Indonesia has been operating since 2003 and officially became Yayasan Relief Islami Indonesia in January 2022. The objective of the Yayasan Relief Islami Indonesia program is to contribute to the social welfare of the Indonesian people and to alleviate suffering. The main sectors for the program include:

                     Water, Sanitation and Hygiene Promotion

                     Sustainable livelihood

                     Health and Nutrition Child Welfare

                     Shelter

                     Disaster Risk Reduction

                     Climate Change

                     Seasonal Program

The geographical area: NTB, Aceh, Central Sulawesi, West Java, and Jakarta Province will be expanded to all regions of Indonesia according to the development of the organization. The implementation of the program is carried out directly by YRII or through cooperation partners.

Project Overview:

Islamic Relief Indonesia currently implementing project of the MAKE EXTREME POVERTY HISTORY THROUGH POOR GRADUATION APPROACH (MEMPHIS-PGA).  The overall objective of this project is to make poor women, men, girls, boys, elderly, and people with disability to enjoy their new dignified life after they are graduating from the poverty trap through Ultra Poor Graduation Approach.  To achieve this objective, the project will be implemented for 3 years from June 2024 to July 2027.

Ultra-Poor Graduation Approach (UPG) is a new approach in poverty alleviation programme that is already proven to be effective in Bangladesh. There are 5 pillars in UPG: (1) Better Consumption, (2) Increasing Income, (3) Establish Financial Inclusion, (4) Effective Social Empowerment, and (5) Foster Social Development.  These pillars are implemented integratively with sufficient period between 3 to 5 years. 

In Indonesia, the poverty alleviation programme is not integrative and comprehensive. Therefore, Islamic Relief Indonesia will try to apply Ultra Poor Graduation Approach as it is in Bangladesh, but with several adjustments based on the local context.  The project will be targeting the poorest of the poor in 2 provinces, namely in the area where Islamic Relief Indonesia is already working: NTB and Banten province.   Fifty percent of the rights holders is RHs of graduation model intervention, and the rest will be the ones who have received intervention from us but still need some support due to missing and/or gap against UPG approach. The rationalization for this are a) meeting all pillars of graduation model which is providing a comprehensive intervention to targeted RHs and b) providing longer and complementary intervention since the previous RHs only received short-term and limited support The project will be implemented for the period of 3 years from June 2024 to May 2027.  The budget is 2.5 million CAD from Islamic Relief Canada.

For this project, Yayasan Relief Islami Indonesia is seeking a Project Officer based in Lmobok, NTB (Preferable applicant with domicile in Central Lombok and its vicinity)

Job Purpose:

The Project Officer will coordinate the execution of the MEMPHIS PGA Project across target regions, ensuring all activities run according to plan and deliver tangible benefits to the Right Holders (RHs). Key operational details include:

  • Project Areas: West Nusa Tenggara, Banten, and East Java
  • Target Regency Coverage: Central Lombok, West Lombok, Pandeglang, and Blitar
  • Target Villages: 6 targeted villages
  • Reports To: Project Coordinator
  • Supervises: Community Mobilizers, field staff, consultants/partners, and other project support personnel
  • Coordinate, control, and ensure the execution of the MEMPHIS PGA Project runs effectively, seamlessly, on schedule, and aligned with targets across all target regions and villages.
  • Ensure that Ultra-Poor Graduation (UPG) interventions go beyond providing aid to extremely poor households by actively building capacity, livelihoods, access to services, economic resilience, and self-reliance—empowering households to restore dignity and progressively graduate from extreme poverty.

Duties and Responsibilities:

a. Project Planning & Coordination

  • Develop and coordinate work plans, timelines, targets, Terms of Reference (ToRs), Purchase Requests (PRs), and project implementation strategies across all regions.
  • Ensure all activities across the 4 regencies and 6 villages align with the project design, proposal, budget, and donor requirements.
  • Cross-coordinate regional activities to prevent delays, overlapping tasks, or operational mismatches.
  • Maintain routine coordination with the Project Coordinator, program team, finance, MEAL, logistics, and management.
  • Identify operational needs and field bottlenecks, ensuring prompt follow-up.

b. Field Implementation

  • Ensure every phase of MEMPHIS PGA meets quality standards, ranging from RH identification and verification, asset transfers, coaching, mentoring, and Income-Generating Activity (IGA) monitoring, to livelihood support, Self-Help Group (SHG) development, graduation assessments, and exit strategies.
  • Direct and support Community Mobilizers and field teams during activity execution in each village.
  • Perform regular field visits and spot checks to uphold implementation quality.
  • Enforce consistent application of the program model across all target locations.

c. Coordination of RH & SHG Development

  • Ensure RHs receive tailored guidance aligned with their specific needs and graduation stage.
  • Monitor the progress of IGAs alongside the utilization of livelihood and Multifunctional Financial Support (MFS).
  • Ensure SHGs are established, active, run by effective leadership, and capable of operating independently.
  • Drive group savings, financial management practices, business development, peer support, and collective action within SHGs.
  • Ensure RHs and groups establish clear sustainability plans beyond the project lifecycle.

d. Partnership & Stakeholder Engagement

  • Build and maintain productive relationships with village, sub-district, and regency governments, BAZNAS, cooperatives/financial institutions, the private sector, service providers, and key partners.
  • Link RHs to government programs, public services, and relevant external institutions.
  • Cultivate external linkages and referral opportunities to back long-term RH sustainability.
  • Represent the project in stakeholder coordination meetings as authorized by the Project Coordinator.

e. Monitoring, Data & Reporting

  • Ensure RH, SHG, activity, and project indicator data are updated accurately and regularly.
  • Collaborate with the MEAL team to track indicators, outcomes, and graduation progress.
  • Analyze project updates to identify performance gaps against planned targets.
  • Draft monthly progress updates, GPMS updates, field reports, success stories, case studies, and comprehensive project reports.
  • Safeguard and maintain all project documentation.
  • Leverage monitoring data to drive adaptive management and continuous program improvement.

f. Budget & Resource Management

  • Monitor budget burn rates to maintain alignment with approved budgets and work plans.
  • Coordinate with Finance and Procurement to deliver required activity resources on schedule.
  • Detect potential under/overspending early and present adjustment recommendations to the Project Coordinator.
  • Ensure all resource utilization is fully documented and transparently accounted for.

g. Quality, Risk & Safeguarding

  • Ensure project delivery adheres strictly to quality standards, accountability, safeguarding, anti-fraud policies, PSEA, gender equality, inclusion, and Do No Harm principles.
  • Identify operational risks, fraud vulnerabilities, conflicts of interest, and field-level program risks.
  • Ensure monitoring and audit findings are addressed with prompt corrective action.
  • Immediately escalate serious incidents, safeguarding concerns, fraud, or program deviations to authorized leadership.

h. Team Management & Capacity Building

  • Provide technical direction and functional coordination to Community Mobilizers.
  • Clarify task assignments, performance targets, and timelines for each team member.
  • Conduct routine performance reviews and team syncs.
  • Identify skill gaps and propose targeted coaching or training for field staff.
  • Foster a collaborative, disciplined, accountable, and results-driven work culture.

Requirements:

                     Bachelor's degree (S1) minimum in Social Development, Development Studies, Economics, Agriculture, Social Work, Management, or a related field.

                     2–3 years of minimum experience in managing community empowerment, livelihoods, poverty reduction, graduation programs, or similar development projects.

                     Proven track record of managing multi-location projects and directing field-level teams.

                     Strong understanding of the Ultra-Poor Graduation approach, livelihood development, SHG models, financial inclusion, and poverty reduction frameworks (a distinct advantage).

                     Solid skills in project management, cross-functional coordination, problem-solving, analytical reporting, and stakeholder engagement.

                     Willingness and physical ability to travel regularly across all project areas.

                     Proven ability to perform effectively under tight target timelines in a fast-paced environment.

Islamic Relief is a faith-based non-government organization and is an equal opportunities employer. We value diversity, women & persons with disabilities are strongly encouraged to apply.

Accountability:

All YRII team members are expected to support all efforts towards accountability, specifically to our beneficiaries and to international standards guiding international relief and development work while actively engaging beneficiary communities as equal partners in the design, monitoring, and evaluation of our field project.

Safeguarding:

Yayasan Relief Islami Indonesia participates in the inter-agency Misconduct Scheme to ensure that our operations and programs, staff, representatives, children, young people, and people at risk are protected against the risk of harm abuse, and SEAH. With a zero-tolerance approach, YRII is committed to responding appropriately and constructively to any information related to safeguarding issues during the recruitment process.

How to apply :

Please submit your application by completing the application form through this link:

https://forms.gle/KnbdMS14s2qsbPERA

Applications submitted directly to Yayasan Relief Islami Indonesia Office will not be considered. Only short-listed candidates will be contacted.

The deadline for submitting applications : September 25th, 2026

 


This message contains confidential information and is intended only for the individual named. If you are not the named addressee you should not disseminate, distribute or copy this e-mail. Please notify the sender immediately by e-mail if you have received this e-mail by mistake and delete this e-mail from your system. E-mail transmission cannot be guaranteed to be secure or error-free as information could be intercepted, corrupted, lost, destroyed, arrive late or incomplete, or contain viruses. The sender therefore does not accept liability for any errors or omissions in the contents of this message, which arise as a result of e-mail transmission. If verification is required please request a hard-copy version.

Islamic Relief Worldwide

IRID Recruitment
| Recruitment | Islamic Relief Indonesia
 

Email: IRID.Recruitment@islamic-relief.or.id
Tel: | Mob:
Komplek Puri Asri, No. 4, Jl. Duren Tiga Selatan, RT. 007, RW 003, Kelurahan Duren Tiga, | Jakarta | Selatan 12760 | ID
 
islamic-relief.or.id
 

   

 


This message contains confidential information and is intended only for the individual named. If you are not the named addressee you should not disseminate, distribute or copy this e-mail. Please notify the sender immediately by e-mail if you have received this e-mail by mistake and delete this e-mail from your system. E-mail transmission cannot be guaranteed to be secure or error-free as information could be intercepted, corrupted, lost, destroyed, arrive late or incomplete, or contain viruses. The sender therefore does not accept liability for any errors or omissions in the contents of this message, which arise as a result of e-mail transmission. If verification is required please request a hard-copy version.

Islamic Relief Worldwide IRID Recruitment
| Recruitment | Islamic Relief Indonesia
 
Email: IRID.Recruitment@islamic-relief.or.id
Tel: | Mob:
Komplek Puri Asri, No. 4, Jl. Duren Tiga Selatan, RT. 007, RW 003, Kelurahan Duren Tiga, | Jakarta | Selatan 12760 | ID
 
islamic-relief.or.id
 
   

[newdevjobsindo] YGSI Vacancy - Field Officer

Lowongan Kerja

Field Officer – Palu, Sulawesi Tengah

 

Tentang Yayasan Gemilang Sehat Indonesia

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) adalah sebuah organisasi yang berbasis di Indonesia. YGSI melakukan implementasi, penelitian, dan advokasi di berbagai provinsi di Indonesia untuk memperjuangkan hak kesehatan seksual dan reproduksi, serta melawan kekerasan berbasis gender dan seksual. YGSI menjawab berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi kaum muda, termasuk kelompok minoritas dan penyandang disabilitas terkait kesehatan dan kesejahteraan seksual dan reproduksi mereka. Hal ini dilakukan antara lain dengan memberdayakan mereka melalui penelitian dan advokasi, implementasi program, dan pengelolaan hibah.

 

Tentang Posisi

Field Officer (FO) merupakan penggerak dan pengelola utama pelaksanaan Proyek      di wilayah Palu. FO memastikan kegiatan lapangan berjalan sesuai rencana, membangun hubungan dengan pemangku kepentingan lokal, memantau perkembangan Proyek, serta memberikan supervisi dan dukungan kepada Community Organizer (CO). FO bekerja di bawah supervisi Program Senior Officer dan bertanggung jawab memastikan koordinasi antara Tim Program, CO, komunitas, dan pemangku kepentingan di wilayah kerja berjalan efektif.

 

Tanggung Jawab Utama

1. Pelaksanaan & Koordinasi Proyek    

        Mengkoordinasikan dan memastikan pelaksanaan kegiatan Proyek   di wilayah Palu sesuai rencana, jadwal, dan arahan Tim Program.

        Memfasilitasi atau mendampingi kegiatan yang membutuhkan keterlibatan FO.

        Mengidentifikasi kendala pelaksanaan dan mendiskusikan solusi dengan supervisor.

        Memastikan kegiatan lapangan berjalan aman, efektif, dan sesuai standar YGSI.

2. Supervisi Community Organizer

        Memberikan arahan, pendampingan, dan supervisi kepada CO dalam menjalankan kegiatan di tingkat komunitas.

        Menyusun pembagian tugas dan prioritas kerja CO sesuai kebutuhan Proyek.

        Melakukan koordinasi dan check-in secara berkala dengan CO mengenai perkembangan lapangan.

        Memantau kualitas hubungan CO dengan komunitas dan pemangku kepentingan lokal.

        Membantu CO mengatasi kendala atau situasi yang membutuhkan dukungan lebih lanjut.

        Memberikan umpan balik dan mendukung pengembangan kapasitas CO.

        Memastikan informasi dan temuan dari komunitas yang diperoleh CO tersampaikan kepada Tim Program di Jakarta.  

3. Hubungan dengan Pemangku Kepentingan

        Membangun dan menjaga hubungan baik dengan Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, mitra lokal, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya.

        Mewakili YGSI dalam koordinasi dengan pihak lokal sesuai mandat dan arahan Organisasi.

        Menjaga komunikasi dan hubungan kerja yang profesional, inklusif, dan konstruktif.

4. Monitoring & Pelaporan

        Memantau perkembangan kegiatan dan capaian Proyek di wilayah kerja.

        Mengumpulkan dan memeriksa data, informasi, umpan balik, dan temuan lapangan dari CO dan kegiatan Proyek.

        Menyampaikan update dan laporan perkembangan secara berkala kepada Tim Program di Jakarta.

        Mengidentifikasi isu atau risiko di lapangan serta memberikan rekomendasi tindak lanjut.

5. Administrasi & Dokumentasi

        Memastikan kelengkapan administrasi kegiatan lapangan, termasuk absensi, kuitansi/nota, dan laporan kegiatan.

        Memastikan dokumentasi foto/video kegiatan tersedia dan tersimpan dengan rapi.

        Memastikan dokumen dan dokumentasi dari CO terkumpul sesuai kebutuhan Proyek.

        Mengirimkan dokumen dan laporan kepada tim terkait sesuai jadwal.

6. Kepatuhan, Etika & Perlindungan

        Memastikan kegiatan dilaksanakan sesuai kebijakan, SOP, Kode Etik, dan Prinsip Safeguarding YGSI.

        Menjaga kerahasiaan informasi komunitas dan peserta Proyek.

        Memastikan CO memahami dan menerapkan prinsip etika, inklusi, non-diskriminasi, dan perlindungan dalam bekerja dengan komunitas.

 

Kualifikasi

        Minimal S1 atau Diploma di bidang Ilmu Sosial, Komunikasi, Kesehatan Masyarakat, atau bidang relevan lainnya.

        Minimal 2 tahun pengalaman dalam pelaksanaan Proyek, fasilitasi komunitas, atau pekerjaan lapangan.

        Pengalaman bekerja di NGO/lembaga nirlaba menjadi nilai tambah.

        Memahami atau memiliki pengalaman bekerja dengan komunitas, termasuk kelompok minoritas dan penyandang disabilitas di Palu menjadi nilai tambah.

        Memiliki pengalaman atau kemampuan melakukan supervisi/pembinaan staf atau relawan menjadi nilai tambah.

        Mampu menggunakan WhatsApp, Google Workspace/Drive, dan Microsoft Office.

        Mampu melakukan dokumentasi foto/video dasar.

        Mampu berkomunikasi dengan baik dalam Bahasa Indonesia; kemampuan bahasa daerah setempat menjadi nilai tambah.

        Bersedia melakukan perjalanan dan bekerja di lapangan.

  

Kompetensi & Karakter

      Communicative & Relationship Builder: mampu membangun hubungan baik dengan komunitas, mitra, dan pemangku kepentingan.

        People Management: mampu memberikan arahan, supervisi, dukungan, dan umpan balik kepada CO.

        Luwes & Adaptif: mampu menyesuaikan diri dengan berbagai karakter masyarakat dan situasi lapangan.

        Mandiri & Tangguh: mampu mengambil inisiatif dan menyelesaikan masalah dengan baik.

        Rapi & Teratur: mampu menjaga data, dokumen, dan administrasi kegiatan.

        Solutif: mampu melihat masalah sekaligus mencari alternatif penyelesaian.

        Team Player: mampu bekerja sama dengan tim Jakarta, CO, dan mitra lokal.

        Integrity: jujur, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya.

 

Indikator Keberhasilan

        Kegiatan Proyek di Palu berjalan sesuai rencana, jadwal, dan standar YGSI.

        CO mendapatkan arahan, supervisi, dan dukungan yang memadai dalam menjalankan tugasnya.

        Hubungan dengan komunitas, mitra, dan pemangku kepentingan lokal terjaga dengan baik.

        Data, laporan, administrasi, dan dokumentasi lapangan tersedia secara lengkap dan tepat waktu.

        Kendala dan risiko lapangan teridentifikasi serta ditindaklanjuti secara tepat.

        Koordinasi antara FO, CO, dan Tim Program di Jakarta berjalan efektif.

        Prinsip Etika, Safeguarding, dan perlindungan peserta diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan.

 

Cara Melamar

       Sebelum tanggal `23 September 2026, kirimkan surat lamaran yang menjelaskan mengapa Anda adalah orang yang tepat untuk posisi ini dan CV terbaru Anda ke recruitment@gemilangsehat.org dengan subyek email: Field Officer_Nama Lengkap

       Gunakan format berikut untuk penamaan dokumen yang anda kirimkan: Nama Lengkap_Surat Lamaran dan Nama Lengkap_CV

       Hanya kandidat terpilih yang akan dihubungi. 

 

Kami tidak menerima korespondensi komersial melalui saluran yang tercantum untuk tujuan membalas iklan ini.


Yayasan Gemilang Sehat Indonesia adalah organisasi yang menegakkan kode etik untuk mencegah penipuan dan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak. Penelusuran catatan pelanggaran akan dilakukan dengan hati-hati.

 

 

iklan banner


Top