[newdevjobsindo] CRS/Indonesia saat ini sedang mencari Konsultan Eksternal untuk Memfasilitasi Pembaharuan Dokumen Kajian Resiko Bencana dan Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi Gempa Bumi - Lowongan Kerja LSM NGO

Selasa, 23 April 2024

[newdevjobsindo] CRS/Indonesia saat ini sedang mencari Konsultan Eksternal untuk Memfasilitasi Pembaharuan Dokumen Kajian Resiko Bencana dan Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi Gempa Bumi

Catholic Relief Services adalah badan kemanusiaan internasional resmi komunitas Katolik di Amerika Serikat. CRS bekerja untuk menyelamatkan, melindungi, dan mengubah kehidupan yang membutuhkan di lebih dari 100 negara, tanpa memandang ras, agama atau kebangsaan. Upaya bantuan dan pembangunan CRS dilakukan melalui program tanggap darurat, HIV, kesehatan, pertanian, pendidikan, keuangan mikro dan pembangunan perdamaian.

CRS telah bekerja di Indonesia sejak tahun 1957, memberikan bantuan pembangunan jangka panjang yang dapat diandalkan selama beberapa dekade pertumbuhan dan perubahan penting serta bantuan kemanusiaan setelah bencana yang berulang dan menghancurkan. Dengan kantor pusatnya di Jakarta dan tim lapangan yang tersebar di 13.000 pulau di Indonesia, CRS telah membangun reputasinya selama dua dekade terakhir melalui pendekatan program ganda. Pertama, CRS telah menjalin kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan dengan organisasi masyarakat sipil Indonesia dan pemangku kepentingan pemerintah melalui rangkaian program yang berturut-turut meningkatkan kapasitas organisasi dalam tanggap darurat dan PRB baik di perkotaan maupun pedesaan. Kemudian, pada saat terjadi bencana, CRS mampu memobilisasi kemitraan ini untuk melaksanakan intervensi kemanusiaan yang cepat, responsif, dan inovatif, mulai dari tsunami Samudera Hindia tahun 2004 hingga gempa bumi Lombok dan Palu tahun 2018.

CRS/Indonesia saat ini sedang mencari Konsultan Eksternal untuk Memfasilitasi Pembaharuan Dokumen Kajian Resiko Bencana dan Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi Gempa Bumi untuk Kabupaten Bogor, Job Code: KRB RENKON_KUAT

 

 

A.         LATAR BELAKANG

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 2.152 bencana terjadi di wilayah Kabupaten Bogor sepanjang tahun 2023. Kejadian bencana tersebut meliputi angin kencang 699 kejadian, kekeringan 643 kejadian, tanah longsor 487 kejadian, banjir 87 kejadian, kebakaran 49 kejadian, pergeseran tanah 44 kejadian, gempa bumi 43 kejadian dan lainnya 108 kejadian. Dalam kejadian-kejadian tersebut terdapat 165.808 Kepala Keluarga (KK) dengan 568.219 jiwa terdampak.

 

Kajian Risiko Bencana (KRB) merupakan acuan untuk menyusun rencana penanggulangan bencana di suatu daerah. Kajian Risiko ini juga menjadi salah satu dasar penysusunan kebijakan potensi pengurangan risiko bencana di daerah.

 

Pemerintah juga telah menetapkan Kajian Risiko Bencana merupakan layanan wajib yang terkait dengan pelayanan dasar yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah (kabupaten/kota) Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal; Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 101 tahun 2018 tentang Standar Teknis pada Standar Pelayanan Minimal Sub-Urusan Bencana. Standar Pelayanan Minimal (SPM) adalah ketentuan mengenai Jenis dan Mutu Pelayanan Dasar yang merupakan Urusan Pemerintahan Wajib yang berhak diperoleh setiap Warga Negara secara minimal. Penerima Pelayanan dasar SPM sub-urusan bencana adalah Warga Negara yang berada di kawasan rawan bencana dan yang menjadi korban bencana untuk jenis pelayanan dasar. Terdapat 3 (tiga) jenis pelayanan wajib, yaitu (1) Pelayanan informasi rawan bencana; (2) pelayanan pencegahan -2 - dan kesiapsiagaan terhadap bencana, dan (3) pelayanan penyelamatan dan evakuasi korban bencana. Kajian risiko bencana merupakan sebuah pendekatan untuk memperlihatkan potensi jumlah jiwa yang terpapar, kerugian harta benda, dan kerusakan lingkungan. Kajian risiko bencana dilakukan untuk menilai bahaya, kerentanan dan kapasitas kota/kabupaten dalam menghadapi potensi bencana yang ada. Selain itu, kajian risiko bencana juga merupakan dasar untuk menjamin keselarasan arah dan efektivitas penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kota/kabupaten tersebut.

 

Dokumen KRB Kabupaten Bogor untuk periode tahun 2019 – 2023 yang telah berakhir perlu di evaluasi, direview dan dilakukan pembaharuan agar update dengan kondisi pontensi bencana saat ini di Kabupaten Bogor. Hal ini dilakukan untuk pembaharuan data dukung dan landasan bertindak dalam upaya penanggulangan bencana kedepan. Selain itu, pada akhir tahun 2023, BPBD Kabupaten Bogor telah menginisiasi penyusunan rencana kontinjensi bencana gempa bumi untuk wilayah Cibinong Raya. Inisiasi ini dilakukan akibat dari tren aktivitas sesar yang melintas di wilayah Kabupaten Bogor meningkat. Saat in dokumen Rencana Kontinjensi Bencana Gempa Bumi tersebut masih dalam bentuk draft awal yang perlu di tindak lanjuti penyusunannya sampai ke proses finalisasi dan pengesahan.

 

CRS Indonesia berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Bogor saat ini sedang melaksanakan program Pengurangan Risiko Bencana (PRB) untuk Komunitas Perkotaan untuk Aksi Tangguh (KUAT) yang didanai oleh USAID/Bureau for Humanitarian Asssitance (BHA) dan dilaksanakan oleh konsorsium yang terdiri dari Miyamoto International, Inc. dan Wahan Visi Indonesia. Dalam kaitannya dengan dua kebutuhan dokumen tersebut, CRS Indonesia akan mendukung BPBD Kabupaten Bogor untuk mereview dan memperbaharui dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) dan Rencana Kontinjensi Bencana Gempa untuk wilayah Cibinong Raya. Proses yang akan dilaksanakan akan memastikan partisipasi aktif dan kerja kolaboratif dengan pemerintah daerah Kabupaten Bogor serta pemangku kepentingan utama lainnya dalam memastikan rencana manajemen risiko yang efektif.

 

B.         LINGKUP KERJA

Fokus untuk memperbaharui dokumen KRB dan finalisasi penyusunan Rencana Kontinjensi ini akan dilakukan di Kabupaten Bogor dengan ruang lingkup pekerjaan yang mempertimbangkan beberapa komponen kunci dalam Kerangka Acuan Kerja antara lain:

 

1.      Meninjau dokumen KRB Kabupaten Bogor periode 2019-2023 untuk mengindetifikasi kebutuhan revisi dokumen KRB;

2.      Melakukan identifikasi, klasifikasi dan evaluasi risiko sesuai dengan langkah/tahapan proses detail yang dijelaskan dalam Perka BNPB No. 2 Tahun 2012;

3.      Melakukan pengkajian dan pemeringkatan risiko sesuai dengan persyaratan umum termasuk tingkat kedetailan analisis, skala minimal peta, penggunaan 3 kelas interval tingkat risiko dan penghitungan jumlah penduduk terpapar bahaya serta pontensi kerugian yang timbul akibat bahaya;

4.      Penyusunan/perbaharuan KRB dengan pendekatan peta risiko multi ancaman berdasarkan faktor-faktor pembobotan dari masing-masing ancaman;

5.      Pengumpulan dan analisis dari data sekunder dan data-data primer. Terkait dengan data sekunder yang dimaksud mencakup data-data peta tematik terbaru yang bersumber dari lembaga yang diakuia pemerintah sebagai penyedia;

6.      Melakukan penyelarasan dokumen RPJMD Provinsi/Kab, Renstra BPBD atau OPD terkait, rekapitulasi sejarah kejadian bencana, dan IKD dalam proses penyusunan KRB;

7.      Melakukan penyusunan dokumen KRB sesuai dengan tahapan dan metodologi sesuai dengan Pedoman Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi versi 5.0 yang telah diluncurkan oleh Direktorat Kesiapsiagaan Kedeputian Bidang Pencegahan BNPB.

8.      Menyajikan data spasial, data risiko dan skenario risiko yang akan dituangkan di dalam Peta KRB dengan skala 1:50.000 dan peta skenario risiko dan peta tematik (rencana Kontinjensi) skala 1:25.000 dengan menggunakan software Sistem Informasi Geografis (SIG) dan dalam format shapefile (SHP).

9.      Melakukan penyempurnaan rancangan akhir KRB dan Renkon Bencana Gempa dengan perencanaan sektoral yang telah disepakati bersama oleh berbagai instansi/pemangku kepentingan terkait.

10.   Mengorganisir dan melaksanakan asistensi awal dan penyempurnaan hasil penyusunan KRB kepada BNPB;

11.   Melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan lokal dan tim program CRS Indonesia untuk Proyek KUAT;

12.   Melakukan serial lokakarya, diskusi terfokus dengan berbagai pihak yang terkait untuk menunjang penyusunan dokumen KRB dan Renkon bencana Gempa di Kabupaten Bogor;

 

C.        HASIL YANG DIHARAPKAN

Hasil yang diharapkan pada pekerjaan konsultansi ini adalah:

1.       Dokumen KRB Kabupaten Bogor periode 2024 - 2029 yang memuat peta ancaman bencana, peta tingkat kerentanan, peta kapasitas, peta risiko bencana skala 1:50.000 dan matriks rekomendasi kebijakan pengurangan risiko bencana  dan strategi pengarusutamaan PRB dalam proses pembangunan Kabupaten Bogor;

2.       Dokumen Rencana Kontinjensi Bencana Gempa di wilayah Cibinong Raya periode 2024 – 2028 yang terdiri dari:

§   Dokumen Renkon dengan sistematika penulisan (Pendahuluan, Situasi, Penyelenggaraan Penanganan Darurat Bencana Gempa dan Rencana Tindak Lanjut)

§   Peta Tematik dalam format shapefile (SHP) yang terdiri dari Peta Bahaya Gempa Bumi di wilayah Cibinong Raya, Peta sebaran sarana prasarana Pemerintahan dan Trantibmulinmas, Fasilitas Umum dan Sumber daya, jaringan jalan, Transportasi dan Telekomunikasi, sebaran penduduk dan bangunan yang terdampak gempa bumi,  Peta titik kumpul & titik evakuasi bencana Gempa dan Peta rute Evakuasi bencana Gempa.

§   Peta proses bisnis struktur Komando Penanganan Darurat Gempa Bumi di wilayah Cibonong Raya.

§   Standar Pelayanan Sektoral dan SOP.

§   Usulan teknis skema aktivasi Rencana Kontijensi menjadi Rencana Operasi menghadap ancaman gempa bumi di wilayah Cibinong Raya.

 

D.        WAKTU, HASIL YANG DIKIRIM, MEKANISME PEMBAYARAN

 

Hasil yang kirim.

Batas Waktu

Pembayaran

Persiapan:

·       Laporan awal (Inception report) yang mencakup ringkasan rencana pelaksanaan yang telah disepakati Bersama denga tim program KUAT, data primer dan sekunder yang akan digunakan untuk penyusunan dokumen, peta dasar, laporan rencana asistensi ke BNPB, laporan workshop awal dan modul pelatihan kepada tim kerja terkait pengumpulan data dan informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan dokumen KRB dan Renkon.

·       Workshop awal dengan pemangku kepentingan untuk penyusunan KRB dan Renkon Gempa Bumi di wilayah Cibinong Raya Kabupaten Bogor.

·       Modul pelatihan kepada tim kerja dan laporan awal tentang proses pealtihan termasuk rencana kerja dan rekomendasi.

·        

1 April 2024

20%

Draft Awal Dokumen KRB dan Renkon:

·       Laporan pembekalan tim lokal

·       Draft awal KRB Kabupaten Bogor dan Renkon Bencana Gempa Bumi di wilayah Cibinong Raya Kabupaten Bogor

31 Mei 2024

30%

Penyusunan dan Finalisasi dokumen KRB dan Renkon Bencana Gempa Bumi:

·       Laporan asistensi akhir KRB ke BNPB

·       Dokumen final KRB dan Renkon Bencana Gempa Bumi

·       Laporan akhir penyusunan KRB dan Renkon

30 Juni 2024

50%

 

E.         TEMPAT KERJA, PERJALANAN

Pekerjaan ini akan dilakukan secara tatap muka, namun kegiatan persiapan seperti informasi penilaian risiko, informasi hasil Analisa penilaian risiko dan review serta perbaikan penyusunan dokumen penilaian Risiko Bencana, Rencana Kontinjensi bencana gempa akan dilakukan pertemuan secara langsung di Kabupaten Bogor.

 

F.         PEMBIAYAAN & PENAWARAN

Pembiayaan yang akan dikelola oleh Konsultan sudah termasuk fee konsultan, biaya perjalan dan akomodasi, biaya-biaya paket meeting, transport peserta dll untuk setiap pertemuan yang dilakukan selama proses penyusunan KRB dan Renkon Bencana Gempa Bumi.

 

Untuk pekerjaan, tugas dan tanggungjawab sebagaimana dijelaskan di atas, maka dengan ini secara resmi CRS Indonesia mengumumkan dan memberi kesempatan kepada Konsultan baik Konsultan individu maupun Lembaga Konsultan untuk mengajukan penawaran menjadi mitra kerja dalam pelaksanaan penyusunan dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Bogor dan Rencana Kontijensi Bencana Gempa Bumi wilayah Cibinong Raya, Kabupaten Bogor.

 

G.        WAKTU PELAKSANAAN

Periode Konsultan akan dimulai pada Awal April 2024 hingga Akhir Juni 2024 dengan perkiraan durasi pekerjaan selama 90 hari kerja.

 

H.        PERSYARATAN DAN KUALIFIKASI

Individu maupun Lembaga penyedia jasa konsultan yang tertarik dan mau berkontribusi bagi pembangunan kesiapsiagaan di Kabupaten Bogor melalui pekerjaan review dan pembaharuan dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Bogor dan Dokumen Rencana Kontinjensi Bencana Gempa Bumi wilayah Cibinong Raya, Kabupaten Bogor dapat mengajukan minat dan penawaran dengan syarat:

1.      Pendidikan Sarjana (S1);

2.      Minimal lima (5) tahun pengalaman kerja di bidang Pengurangan Risiko Bencana;

3.      Keahlian/pengetahuan analisis risiko ancaman bencana, lebih disukai jika memiliki pengetahuan dan wawasan khususnya dalam konteks wilayah Jawa Barat dan Kabupaten Bogor – Indonesia;

4.      Pengalaman dalam melakukan proses konsultasi dan asistensi, penghubung dengan pemerintah dan organisasi anggota masyarakat;

5.      Minimal tiga (3) tahun pengalaman dalam mel akukan program pelatihan tentang Pengurangan Resiko Bencana, khususnya padapenyusunan Kajian Risiko Bencana dan Rencana Kontijensi tingkat kabupaten;

6.      Pengalaman sebelumnya kerja di wilayah Jabodetabek merupakan asset;

7.      Keterampilan komunikasi tertulis dan lisan yang sangat baik, dengan kapasitas analitis serta kemampuan untuk mengolah data dan informasi yang relevan;

8.      CV para konsultan yang sekurangnya menggambarkan kapasitas dan pengalaman yang relevan dan terupdate.

9.      Berpengalaman memfasilitasi partisipasi para pihak dalam penyusunan dokumen-dokumen terkait serta memiliki pengalaman peningkatan kapasitas dan pendampingan pada tim/sumber daya lokal.

10.   KTP dan NPWP para konsultan atau NPWP Lembaga.

11.   Badan Hukum Lembaga.

12.   Penawaran biaya yang relevan.

13.   Pernyataan yang menjelaskan bahwa Lembaga maupun konsultan tidak pernah terlibat kasus-kasus hukum, pelanggaran HAM, kekerasan seksual dan Tindakan-tinfdakan Rasis.

 

CRS encourage qualified candidates to apply regardless of religion, race, gender, sexual orientation or disability, all recruitment practice and procedure reflect CRS commitment to protection children and vulnerable adult from abuse.

 

Only applications that meet the above qualifications will be shortlisted. All applications and CVs should be sent by email to CRS Indonesia at Indonesia_HR@crs.org before May 3rd, 2024, with the Job Code and Applicant Name in the subject.   

 

***Our Catholic identity is at the heart of our mission and operations. Catholic Relief Services carries out the commitment of the Bishops of the United States to assist the poor and vulnerable overseas. We welcome as a part of our staff people of all faiths and secular traditions who share our values and our commitment to serving those in need. CRS' processes and policies reflect our commitment to protecting children and vulnerable adults from abuse and exploitation.

Disclaimer: This job description is not an exhaustive list of the skill, effort, duties, and responsibilities associated with the position.

 

CRS' talent acquisition procedures reflect our commitment to safeguarding the rights and dignity of all people - especially children and vulnerable adults - to live free from abuse and harm.

 

"Only short-listed candidates will be invited via e-mail/phone for Interview".


0 Comments:

Posting Komentar

iklan banner


Top