Kerangka Acuan Kerja
Konsultan, Implementasi Program dan Teknis di Maluku
Cohort : TURF-R/Inisiatif Fish Forever
Posisi : Konsultan Implementasi Program dan Teknis
Level : Program Support
Status : Konsultan
Melapor kepada : Senior Manager, MA+R Program
Dept./Divisi/Program : Program
Durasi : Tujuh (7) bulan
Lokasi : Ambon, Maluku, Indonesia
Terakhir diperbaharui : Januari 2026
Travel : ± 40%
Latar Belakang
Rare adalah lembaga konservasi Internasional yang berkembang pesat dan telah membuat kemajuan dengan mempromosikan praktik penangkapan ikan berkelanjutan yang dilaksanakan di banyak negara, salah satunya Indonesia. Tujuan Rare adalah mengembangkan perikanan skala kecil yang berada di wilayah pesisir secara berkelanjutan. Sebagian besar sifat perikanan skala kecil di Indonesia adalah lokal dimana nelayan yang merupakan masyarakat pesisir setempat menangkap ikan di perairan dekat pantai dan menjual hasil tangkapan mereka (segar atau olahan) di pasar lokal. Perikanan ini sangat penting bagi ekonomi lokal dan menjadi bagian penting dari tatanan sosial dan budaya nusantara dan penting untuk ketahanan pangan bangsa. Untuk memastikan perikanan pesisir yang berkelanjutan, pengelolaan yang efektif juga harus dilakukan di tingkat lokal. Namun, pelimpahan kewenangan pengelolaan perikanan dari pemerintah pusat ke tingkat kabupaten dan penyerapan kembali ke tingkat provinsi telah meninggalkan celah dalam tata kelola perikanan yang efektif di seluruh masyarakat pesisir.
Sejak 2014, Rare di Indonesia telah memfasilitasi kelompok untuk meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mengatasi tantangan penangkapan ikan di perairan pesisir dan mempromosikan praktik penangkapan ikan yang bertanggung jawab. Untuk mengembangkan kelompok dan kapasitas masyarakat ini, Rare telah merancang pendekatan yang disebut dengan Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP) yang memungkinkan masyarakat yang berkelompok untuk mengelola sumber daya pesisirnya melalui pengawasan yang efektif dan melibatkan pihak berwenang, pengumpulan data perikanan, pengembangan Kelompok PAAP, penetapan tujuan perikanan, pengembangan rencana pengelolaan, serta proses implementasi PAAP yang di dalamnya terdapat Kawasan Larang Ambil (KLA). Inti dari model PAAP adalah sistem “TURF-R” yang telah terbukti efektif dengan menggabungkan daerah penangkapan ikan (PAAP) dengan KLA yang khusus ditujukan untuk melindungi habitat penting dimana cadangan ikan dapat dipulihkan kembali. Saat populasi ikan pulih di KLA ini, efek limpahan ikan (spillover) dapat meningkatkan tangkapan di daerah PAAP yang lokasinya berdekatan.
Untuk menciptakan gerakan di skala nasional yang mendorong perubahan dalam konservasi laut dan pengelolaan perikanan, Rare Indonesia perlu mengubah pendekatannya. UU No 23/2014 tentang Pemerintah Daerah mencabut kewenangan pemerintah kabupaten dan mengembalikan kewenangan tersebut kepada pemerintah provinsi. Pergeseran kekuatan ini mendorong Rare untuk bekerja lebih strategis. Oleh karenanya, dibandingkan bekerja secara sporadis di berbagai lokasi di banyak provinsi, Rare memilih berfokus pada beberapa provinsi terpilih dan mengembangkan jaringan kawasan PAAP di provinsi tersebut. Pendekatan inovatif Rare termasuk mengalokasikan lokasi PAAP potensial di bawah rezim pengelolaan wilayah laut yang ada untuk mendukung pengakuan hukum. Pendekatan lainnya adalah mengalihkan strategi pengembangan kapasitas dari fokus perorangan ke kelompok secara kolektif. Hal ini mengharuskan Rare untuk membuat sistem insentif dan model pelatihan yang lebih praktis namun bermanfaat.
Penerapan PAAP berbasiskan provinsi telah dilakukan di Provinsi Sulawesi Tenggara sejak 2019 dan saat ini telah berekspansi ke tiga provinsi lainnya yaitu Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku. Sejak tahun 2022, Rare bekerjasama dengan pihak Satuan Unit Organisasi Pengelola (SUOP) Kawasan Konservasi Daerah (KKD) Provinsi Maluku untuk mengimplementasikan pendekatan PAAP di dua (2) lokasi KKD yaitu KKD Lease dan KKD Seram Utara dan Seram Utara Barat. Di tahun 2026, Rare berencana untuk memperluas cakupan program PAAP di beberapa wilayah tambahan di luar Kawasan Konservasi / OECM (Other Effective Area-based Conservation Measure) atau disebut juga sebagai Kawasan Berdampak Konservasi (KBK) sebagai bagian dari strategi jangka panjang Rare dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya pesisir berkelanjutan berbasis area dan masyarakat (Area-based dan Community-based).
Ringkasan Posisi
Posisi ini akan mendukung implementasi perluasan Kawasan PAAP di beberapa wilayah tambahan di luar Kawasan Konservasi di Provinsi Maluku serta mendukung Program PAAP di kawasan eksisting. Konsultan akan melapor kepada Senior Manager, MA+R Program dan akan berkoordinasi erat dengan Coordinator, MA+R Program yang berbasis di Maluku serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan yang relevan. Secara umum, konsultan akan mendukung implementasi program (terutama di kawasan eksisting) yang dilakukan oleh Rare di Provinsi Maluku. Secara khusus, konsultan akan membantu proses perluasan Kawasan PAAP di lapangan dengan pendekatan kreatif, inovatif, dan kolaboratif. Selain itu, konsultan akan terlibat juga secara aktif di beberapa kegiatan yang mendukung perluasan Kawasan PAAP di Provinsi Maluku.
Fungsi Penting
Tugas konsultan akan mencakup hal-hal berikut (bisa disesuaikan sewaktu-waktu dengan kebutuhan proyek dan target):
| Indikator Kinerja Utama | |
| Bulan 1: Onboarding & Persiapan Lapangan
|
|
| Bulan 2: Pendampingan Kelompok PAAP
|
|
| Bulan 3: Dukungan Kampanye Perubahan Perilaku, Penguatan Pengawasan oleh Kelompok PAAP, dan dukungan pengumpulan data tangkapan
|
|
| Bulan 4-5: Dukungan Site Selection untuk OECM/KBK
|
|
| Bulan 6-7: Monitoring pasca-pendampingan terhadap Kelompok PAAP dan Konsolidasi Data Site Selection
|
|
Persyaratan yang dibutuhkan
- Memiliki minimal 3 tahun pengalaman memberdayakan Masyarakat, menjangkau Masyarakat, bekerja dengan Masyarakat, dan/atau hal-hal yang relevan dengan masyarakat
- Gelar sarjana dalam bidang perikanan dan kelautan atau sosial/ekonomi
- Memiliki pengalaman dalam memecahkan masalah secara kreatif dan memiliki kemampuan untuk menerapkan resolusi konflik dan teknik negosiasi untuk mencapai hasil
- Mampu bekerja dalam tim dengan berbagai latar belakang dan budaya, berorientasi pada solusi
- Dapat menggunakan MS Office suite (terutama Microsoft Word, Excel, Powerpoint)
- Mahir berbahasa Indonesia - baik lisan maupun tulisan
- Mahir berbahasa lokal merupakan nilai tambah
- Diutamakan yang memiliki kemampuan baik dalam hal berbicara di depan umum dan berinteraksi dengan masyarakat lokal
- Diutamakan yang berbasis di Maluku
- Diutamakan yang memiliki antusiasme dan rasa semangat tinggi terhadap apa yang disukai
Durasi Pekerjaan
Posisi ini memiliki durasi selama 7 bulan (1 Maret 2026 – 30 September 2026).
Lingkungan Kerja
Posisi ini beroperasi di lapangan (biasanya di tempat-tempat terpencil yang minim jaringan) dan juga lingkungan kantor. Konsultan harus nyaman dan terbiasa bekerja dengan pegawai pemerintah dan masyarakat lokal pesisir. Konsultan diharapkan mampu mengoperasikan peralatan kantor standar seperti laptop, telepon, telepon seluler, mesin fotokopi, printer, dan faks.
Jenis Posisi dan Jam Kerja yang diharapkan
Tugas Lainnya
Harap dicatat bahwa uraian tugas ini tidak dirancang untuk mencakup atau berisi daftar lengkap kegiatan, tugas atau tanggung jawab yang diperlukan untuk melaksanakan program PAAP. Tugas, tanggung jawab dan kegiatan dapat berubah sewaktu-waktu untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan intervensi program.
Rare adalah pemberi kerja dengan kesempatan kerja yang setara dan berkomitmen pada program proaktif dari tindakan afirmatif dan pengembangan keragaman. Rare akan terus merekrut, mempekerjakan, melatih, dan mempromosikan ke semua tingkatan pekerjaan tanpa memandang ras, agama, jenis kelamin, status perkawinan, status keluarga, asal kebangsaan, usia, cacat mental atau fisik, sumber pendapatan, atau status veteran. Semua keputusan terkait pekerjaan hanya didasarkan pada faktor yang sah dan terkait pekerjaan seperti keterampilan, kemampuan, kinerja masa lalu, kehadiran, dan masa kerja. Diskriminasi dalam bentuk apa pun tidak akan ditoleransi dalam keadaan apa pun.
Lamaran dikirimkan ke email: recruitmentindonesia@rare.org dengan Subject: Konsultan, Implementasi Program dan Teknis, Maluku. Harap mengirimkan lamaran sebelum 17 Februari 2026.




0 Comments:
Posting Komentar