[newdevjobsindo] RFP: Konsultan Implementasi Rencana Bisnis Kelompok Masyarakat di Fakfak - Lowongan Kerja LSM NGO

Senin, 17 November 2025

[newdevjobsindo] RFP: Konsultan Implementasi Rencana Bisnis Kelompok Masyarakat di Fakfak

Konservasi Indonesia adalah yayasan nasional yang bertujuan mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di Indonesia. Kami adalah mitra utama Conservation International di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: www.konservasi-id.org   

 

Title: Konsultan Implementasi Rencana Bisnis Kelompok Masyarakat di Fakfak

RFP No: 016/XI/14/2025

Date of Issuance: 14 November 2025

 

1.      Latar Belakang

Kelompok Pegelola Pariwisata Kabusai di Kampung Andamata dan Kelompok Pengelola Kerakera Erinanam yang terdiri atas gabungan Kampung Patimburak, Mandoni, Kiminakra, Kinam dan Batufiafas merupakan dua kelompok yang menerapkan pemanfaatan sumber daya alam di dalam kawasan konservasi.  Kedua kelompok ini berada di dalam Kawasan Konservasi Taman Pesisir Teluk Berau yang membentang di Distrik Kokas hingga Distrik Arguni, Kabupaten Fakfak.

 

Kelompok Pengelola Pariwisata Kabusai di Distrik Arguni memiliki aset ekowisata (Pantai Taris Ain, situs Tapurarang). Berbagai potensi produk turunan seperti ikan asin, abon ikan, serta cindera-mata telah diidentifikasi. Terpisah lautan berjarak 13 km dari Kelompok Kabusi, Kelompok Pengelola Kerakera Erinanam di Distrik Kokas mengelola ekosistem mangrove kaya dengan komoditas unggulan kepiting bakau dengan berbagai potensi produk. Keduanya menghadapi tantangan serupa: keterbatasan manajemen, akses pasar, teknologi produksi, dan fasilitas dasar. Masing-masing kelompok telah mempunyai rencana bisnis untuk menghadapi tantangan dan mengembangkan potensi ekonomi.)

 

2.     Gambaran Umum Proyek

Dalam rangka diversifikasi livelihood dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat dalam mengelola mangrove tersebut, Konservasi Indonesia yang tergabung dalam Global Mangrove Alliance Chapter Indonesia melaksanakan program Food Planet Prize. Program ini berfokus pada kolaborasi inklusif untuk mencapai ketahanan pangan sebagai pendorong utama konservasi dan restorasi mangrove. Oleh karena itu, Konservasi Indonesia mencari konsultan berpengalaman yang dapat merancang kerangka kerja dan melaksanakan pendampingan implementasi rencana bisnis untuk kedua kelompok pengelola ini. Konsultan ini diharapkan dapat mengubah potensi menjadi bisnis yang aktif dan menghasilkan pendapatan bagi masyarakat secara berkelanjutan.)

 

3.     Target Kerja

a.     Assessment awal

·       Assessemnt awal menggunakan dua kerangka kerja: Kerangka Penilaian untuk Pertumbuhan Usaha Kecil Berbasis Komunitas dan Kerangka Penilaian Model Bisnis Kanvas (BMC).

b.     Pengembangan Kapasitas Kelompok (Capacity Building)

·       Peningkatan Pengetahuan: Terlaksananya minimal 2 sesi pelatihan dasar (manajemen & keuangan) yang terdokumentasi dengan baik.

·       Inisiasi Legalitas: Adanya bukti (misal: nomor registrasi online) pengajuan ijin untuk setidaknya satu produk dari masing-masing kelompok.

·       Standardisasi Proses: Dihasilkannya dokumen SOP produksi yang jelas dan disepakati oleh masing-masing kelompok untuk produk prioritas mereka.

·       Pengadaan: Minimal 60% dari total nilai pengadaan peralatan kunci berhasil dieksekusi (dibeli/dipesan).

c.      Hasil Bisnis & Kemandirian (Business Outcome)

·       Uji Coba Produk: Terlaksananya minimal satu siklus produksi skala kecil (uji coba) yang terdokumentasi untuk produk Cindera-mata dan Ikan Asin untuk Kelompok Kabusai serta Kerupuk Ikan dan Amplang Ikan untuk Kelompok Erinanam.

·       Kesiapan Pasar: Aktifnya minimal satu kanal pemasaran digital (misal: Instagram atau Halaman Facebook) untuk setiap kelompok dengan konten awal .

·       Pencapaian Pendapatan (KPI Utama): Tercatatnya minimal satu transaksi penjualan yang sah dari masing-masing kelompok (Bapengsata Kabusai & Bapeng Kerakera Erinanam di Patimburak dst )

 

Metodologi

Pendampingan kedua kelompok secara parallel. Hal ini bukan berarti mengerjakan semua hal untuk kedua kelompok di waktu yang bersamaan, tetapi merancang sebuah alur kerja terintegrasi sehingga dapat membagi waktu dan tenaga secara efisien, dan beberapa kegiatan dilakukan berurutan atau bahkan bisa digabungkan.

Mengacu pada rencana bisnis yang sudah ada. Tahapan kegiatan dan produksi dan kebutuhan Peralatan serta belanja (start-up cost) di kedua dokumen rencana bisnis dapat digunakan sebagai acuan.

Alur kerja berbasis prioritas. Bulan 1-7 fokus mendapat arus kas positif dengan mengalokasikan ~70% sumber daya pendampingan dan modal pengadaan alat untuk produk Prioritas 1. Bulan 8-18 Fokus Eskalasi & Diversifikasi: menggunakan ~30% sumber daya—ditambah profit yang dihasilkan dari produk Prioritas 1—untuk mulai mengembangkan produk Prioritas 2. Fokus pada Jenis Produk Spesifik untuk kemudian dapat ditentukan prioritas 1 dan 2 dari Cindera-mata dan Ikan Asin untuk Kelompok Kabusai serta Kerupuk Ikan dan Amplang Ikan untuk Kelompok Erinanam.

 

Tabel Deliverable dan Target Waktu

Deliverable

Tenggat Waktu

Bukti Verifikasi Keberhasilan (MoV)

Indikator Kerangka Penilaian yang Diverifikasi

Bobot (%)

 FASE INISIASI & VALIDASI (Bulan 1-8)

FASE 1: FONDASI, PERIZINAN & PERENCANAAN TEKNIS (Bulan 1-2)

1. Rencana Kerja Detail & Rencana Pengadaan

Akhir Bulan ke-1

- Dokumen Rencana Kerja 17 Bulan disetujui.

- Dokumen Daftar Kebutuhan & Rencana Pengadaan Alat.

Pertumbuhan (T3): "Adanya rencana kerja tertulis..."

5%

2. Pelatihan Dasar & Inisiasi Legalitas

Akhir Bulan ke-2

- Dokumentasi pelatihan manajemen & keuangan dasar.

- Bukti pengajuan awal ijin (NIB/PIRT).

Pertumbuhan (T2): "≥70% anggota telah mengikuti pelatihan..."

10%

FASE 2: PENGADAAN & PENGEMBANGAN PRODUK PRIORITAS (Bulan 3-4)

3. Laporan Proses Pengadaan Peralatan

Akhir Bulan ke-3

- Dokumentasi (foto & nota) minimal 60% peralatan kunci.

- Laporan status instalasi alat.

Pertumbuhan (T2): "Kelompok memiliki peralatan... minimum..."

10%

4. Finalisasi Produk Prioritas & SOP Produksi

Akhir Bulan ke-4

- Dokumen detail 2 paket ekowisata dasar & 3 desain cindera-mata.

- Dokumen skema jual-beli & resep final 1 produk olahan kepiting.

- Dokumen SOP produksi sederhana (draft 1).

BMC (T1): "Kegiatan Utama: Draf /SOP... ada..."

10%

FASE 3: UJI COBA PRODUKSI & PEMASARAN AWAL (Bulan 5-6)

5. Dokumentasi Uji Coba Produksi

Akhir Bulan ke-5

- Dokumentasi (foto/video) kegiatan produksi skala kecil sesuai SOP.

- Catatan hasil dan evaluasi (rasa, kualitas, biaya).

BMC (T2): "Kegiatan Utama: SOP telah diujicobakan..."

5%

6. Materi & Kanal Pemasaran Siap Pakai

Akhir Bulan ke-6

- Akun media sosial (1 per kelompok) aktif (min. 5 konten).

- Desain final materi promosi (flyer, label).

- Laporan pelatihan pemasaran digital dasar.

BMC (T1): "Saluran: Setidaknya ada satu saluran langsung..."

10%

FASE 4: PELUNCURAN, TRANSAKSI PERTAMA & EVALUASI SIKLUS 1 (Bulan 7-8)

7. Laporan Transaksi Pertama & Pembukuan

Akhir Bulan ke-7

- Bukti transaksi pertama yang sah (kuitansi, transfer).

- Buku kas sederhana terisi & terverifikasi.

BMC (T2): "Aliran Pendapatan: Setidaknya satu transaksi berbayar... dicatat."

BMC (T2): "Struktur Biaya: Pembukuan bulanan berjalan..."

10%

8. Laporan Evaluasi Siklus 1

Akhir Bulan ke-8

- Dokumen evaluasi capaian 8 bulan & rekomendasi.

- Rencana pengembangan produk sekunder (Ikan Asin, Amplang, dll).

(Internal Project Milestone)

5%

 FASE ESKALASI & FORMALISASI (Bulan 9-17)

FASE 5: FORMALISASI & DIVERSIFIKASI PRODUK (Bulan 9-11)

9. Legalitas & Kepatuhan Produk Selesai

Akhir Bulan ke-10

- Bukti terbitnya NIB.

- Bukti terbitnya Sertifikat PIRT dan/atau Halal untuk produk prioritas.

Pertumbuhan (T3): "Kelompok yang berbadan hukum..."

10%

10. Pengembangan & Uji Coba Produk Sekunder

Akhir Bulan ke-11

- Dokumen SOP final untuk produk sekunder (misal: Ikan Asin, paket wisata premium).

- Dokumentasi uji coba produksi produk sekunder.

BMC (T3): "Kegiatan Utama: SOP di seluruh aktivitas inti..."

5%

FASE 6: ESKALASI PEMASARAN & KEMITRAAN (Bulan 12-14)

11. Laporan Penjualan & Pemasaran Regional

Akhir Bulan ke-13

- Bukti penjualan produk di luar desa (misal: pameran, reseller, pasar regional).

- Laporan media sosial (insight, jangkauan).

Pertumbuhan (T3): "Produk/jasa yang dijual minimal satu kali di luar desa..."

5%

12. Kemitraan Strategis Formal

Akhir Bulan ke-14

- Minimal 1 MoU/Kontrak ditandatangani dengan mitra (Agen travel, Pengepul, Pemerintah).

Pertumbuhan (T3): "Setidaknya satu kemitraan yang ditandatangani..."

BMC (T3): "Mitra Utama: Kontrak ditandatangani..."

5%

FASE 7: PENGUATAN KEUANGAN & KEBERLANJUTAN (Bulan 15-17)

13. Laporan Keuangan & Analisis Profitabilitas

Akhir Bulan ke-16

- Laporan Laba/Rugi sederhana (3 bulan terakhir).

- Analisis Titik Impas (BEP) per produk.

- Catatan keuangan konsisten & terverifikasi.

BMC (T3): "Struktur Biaya: Laba rugi bulanan disiapkan; analisis titik impas dilakukan..."

Pertumbuhan (T4): "Catatan keuangan... disimpan secara konsisten."

5%

14. Laporan Evaluasi Final & Rencana Keberlanjutan

Akhir Bulan ke-17

- Dokumen evaluasi capaian 17 bulan (vs. skor baseline).

- Bukti reinvestasi profit (jika ada).

- Rencana kerja mandiri kelompok untuk 1 tahun ke depan.

Pertumbuhan (T4): "Bisnis menginvestasikan kembali keuntungan..."

5%

TOTAL

17 Bulan

 

 

100%

Keterangan:

T = Tahap dalam dokumen Kerangka Penilaian untuk Pertumbuhan Usaha Kecil Berbasis Komunitas dan Kerangka Penilaian Model Bisnis Kanvas (BMC).

 

4.     Submission Details

a.      Deadline. Proposals must be received no later than 21 November 2025 pukul 23.59 WIT. Late submissions will not be accepted. Proposals must be submitted via email to grantcontractid@konservasi-id.org. All proposals are to be submitted following the guidelines listed in this RFP.

b.     Validity of bid. 60 days from the submission deadline

c.      Clarifications. Questions may be submitted to jtoisuta@konservasi-id.org or slusiana@konservasi-id.org by the specified date and time in the timeline below. The subject of the email must contain the RFP number and title of the RFP. KI will respond in writing to submitted clarifications by the date specified in the timeline below. Responses to questions that may be of common interest to all bidders will be posted to the KI website and/or communicated via email.

d.     Amendments. At any time prior to the deadline for submission of proposals, KI may, for any reason, modify the RFP documents by amendment which will be posted to the KI website and/or communicated via email.

 

5.     Minimum Requirements

a.      Pengalaman Kerja: Minimal 3-5 tahun pengalaman lapangan yang terbukti dalam pendampingan dan pengembangan UMKM atau wirausaha berbasis komunitas (Community-Based Enterprise), idealnya dari tahap ide/nol hingga menghasilkan pendapatan.

b.     Kecakapan yang terbukti dalam menggunakan alat asesmen bisnis dan memiliki rekam jejak dalam memfasilitasi kelompok untuk menghasilkan transaksi penjualan.

c.      Pemahaman kuat tentang analisis keuangan dasar UMKM, termasuk perhitungan BEP (Break-Even Point), HPP, dan Laporan Laba/Rugi sederhana (sesuai Metodologi Prioritas).

d.     Memiliki pengalaman di minimal satu dari dua bidang berikut Rantai pasar produk UMKM dan ekonomi kreatif.

e.     Berpengalaman sebagai pelatih/fasilitator untuk pelatihan manajemen dan keuangan dasar  serta memfasilitasi proses legalitas usaha dasar untuk UMKM.

f.       Pengalaman dalam membantu kelompok menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi sederhana.

g.     Diutamakan kuat memiliki pengalaman kerja yang terbukti mengenai konteks sosial-budaya dan dinamika kerja dengan masyarakat kampung/adat di Papua

h.     Mampu berkomunikasi secara efektif melalui lisan dan tulisan untuk keperluan pelaporan, pelatihan, dan fasilitasi.

i.       Kemampuan interpersonal yang kuat, mampu membangun kepercayaan, memediasi, dan memotivasi kelompok komunitas.

j.       Nilai Plus jika memiliki:

·       Pendidikan: Minimal S1 (Strata 1) di bidang yang relevan, seperti Manajemen Bisnis/Kewirausahaan, Ekonomi Pembangunan, Pembangunan Sosial, Perikanan, atau Pariwisata, dll.

·       sertifikasi sebagai Pendamping UMKM (dari BNSP), Pelatih (Trainer of Trainers), atau sertifikasi relevan lainnya.

·       Memiliki jaringan/kontak (network) dengan pembeli potensial, pemasok, atau mitra relevan

·       Memiliki keterampilan praktis dalam menyiapkan dan mengelola kanal pemasaran digital dasar (Media Sosial, WhatsApp Business) untuk UMKM.

 

6.     Proposal Timeline

RFP Issued

14 November 2025

Clarifications submitted to KI

20 November 2025

Clarifications provided to known bidders

20 November 2025

Complete proposals due to KI

25 November 2025

Final selection

2 December 2025

 

0 Comments:

Posting Komentar

iklan banner


Top