[newdevjobsindo] RFP-028-IX-2026 Pelatihan GIS dan Pemanfaatan Data Spasial untuk Pengelolaan Lanskap di Sumatera Utara - Lowongan Kerja LSM NGO

Kamis, 17 September 2026

[newdevjobsindo] RFP-028-IX-2026 Pelatihan GIS dan Pemanfaatan Data Spasial untuk Pengelolaan Lanskap di Sumatera Utara

Konservasi Indonesia adalah yayasan nasional yang didirikan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di tanah air. Kami merupakan mitra utama Conservation International di Indonesia.

Kami memiliki visi mewujudkan Indonesia yang sehat dan sejahtera, di mana keanekaragaman hayati dihargai dan dilestarikan. Dengan kantor dan lokasi proyek yang tersebar di seluruh Indonesia, kami mengedepankan pendekatan lanskap-seaskap yang berkelanjutan serta membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor dan wilayah untuk memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat dan alam Indonesia.

Seiring dengan upaya kami untuk terus berkembang, saat ini kami mencari Konsultan (Kelompok/Perusahaan) untuk memenuhi ketentuan berikut

 

Request for Proposal

 

Judul: Pelatihan GIS dan Pemanfaatan Data Spasial untuk Mendukung Pengelolaan Lanskap Berbasis Data di Sumatera Utara

RFP No: 028/IX/16/2026

Tanggal Penerbitan:  16 September 2026

 

 

1.      Latar Belakang

Sumatera Utara memiliki beragam ekosistem penting, di antaranya hutan hujan tropis seperti Ekosistem Batang Toru, ekosistem gambut, dan ekosistem mangrove di wilayah pesisir. Ekosistem-ekosistem tersebut memiliki nilai ekologis yang tinggi karena berfungsi sebagai habitat berbagai spesies penting, penyedia jasa lingkungan, penyimpan karbon alami, serta penopang sumber penghidupan masyarakat lokal.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai tekanan terhadap ekosistem tersebut terus meningkat akibat pembukaan lahan, perambahan hutan, degradasi gambut, perburuan liar, serta aktivitas pemanfaatan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan. Kondisi ini menimbulkan berbagai dampak, mulai dari hilangnya keanekaragaman hayati, menurunnya fungsi ekosistem, berkurangnya stok karbon, hingga meningkatnya risiko terhadap keberlanjutan mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam.

 

Untuk menjawab tantangan tersebut, pengelolaan ekosistem yang efektif membutuhkan dukungan data dan informasi yang akurat sebagai dasar perencanaan, pemantauan, evaluasi, dan pengambilan keputusan. Kemampuan untuk mengelola data spasial, memantau perubahan tutupan lahan, mengidentifikasi area prioritas perlindungan dan konservasi, serta mengevaluasi manfaat ekologis dari suatu intervensi menjadi semakin penting dalam mendukung pengelolaan lanskap yang terpadu dan adaptif.

 

Perkembangan berbagai sumber data spasial open-source seperti Joint Research Centre Tropical Moist Forest (JRC-TMF), Global Mangrove Watch, Global Forest Change, serta berbagai perangkat GIS berbasis open-source memberikan peluang bagi instansi pemerintah dan pengelola kawasan untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi hutan, mangrove, dan perubahan tutupan lahan. Pemanfaatan data tersebut dapat mendukung pemantauan lanskap, identifikasi area prioritas pengelolaan, serta evaluasi manfaat ekologis termasuk estimasi karbon secara sederhana dan transparan.

 

Berdasarkan kebutuhan tersebut, Konservasi Indonesia sebagai organisasi yang aktif mendukung upaya perlindungan dan pengelolaan Ekosistem Batang Toru serta kawasan pesisir prioritas di Sumatera Utara berkomitmen untuk memperkuat kapasitas para pemangku kepentingan dalam pemanfaatan data dan analisis spasial untuk mendukung pengelolaan kawasan berbasis bukti (evidence-based management). Oleh karena itu, Konservasi Indonesia berencana menyelenggarakan Pelatihan GIS dan Pemanfaatan Data Spasial untuk Mendukung Pengelolaan Lanskap Berbasis Data di Sumatera Utara.

2.     Gambaran Umum Proyek

Tujuan umum dari konsultansi ini adalah untuk peningkatan kapasitas pera pemangku kepentingan di ekosistem Batang Toru, ekosistem gambut, dan ekosistem pesisir dalam  memanfaatkan data spasial open-source untuk mendukung perencanaan, pemantauan, evaluasi, dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan lanskap.

 

Secara khusus, konsultansi ini bertujuan untuk:

1.       Peningkatan kemampuan pemangku kepentingan di Ekosistem Batang Toru, ekosistem gambut, dan ekosistem pesisir dalam mengakses dan memanfaatkan sumber data spasial open-source.

2.     Peningkatan kemampuan pemangku kepentingan di Ekosistem Batang Toru, ekosistem gambut, dan ekosistem pesisir dalam memantau perubahan hutan dan mangrove menggunakan data global yang tersedia.

3.     Peningkatan kemampuan pemangku kepentingan di Ekosistem Batang Toru, ekosistem gambut, dan ekosistem pesisir dalam mengidentifikasi area prioritas perlindungan, rehabilitasi, dan restorasi.

4.     Peningkatan kemampuan pemangku kepentingan di Ekosistem Batang Toru, ekosistem gambut, dan ekosistem pesisir dalam menghitung estimasi karbon sederhana berbasis tutupan lahan.

5.     Meningkatkan kemampuan pemangku kepentingan di Ekosistem Batang Toru, ekosistem gambut, dan ekosistem pesisir dalam mengkomunikasikan informasi spasial untuk mendukung pengambilan keputusan.


3.      Rincian Pengajuan

a.      Batas akhir. Proposal harus diterima paling lambat tanggal 30 September 2026 pukul 17:00 WIB. Keterlambatan pengajuan tidak akan diterima. Proposal harus diajukan melalui e-mail ke procurementKI@konservasi-id.org.  Semua proposal harus diajukan sesuai dengan panduan yang tercantum dalam RfP ini.

b.     Masa berlaku penawaran. 120 hari sejak batas akhir pemasukan penawaran.

c.      Klarifikasi. Pertanyaan dapat disampaikan ke  procurementKI@konservasi-id.org  paling lambat pada tanggal dan waktu yang ditentukan dalam jadwal di bawah ini. Subjek e-mail harus memuat nomor RfP dan judul RfP. KI akan menanggapi secara tertulis klarifikasi yang disampaikan paling lambat pada tanggal yang ditentukan dalam jadwal di bawah ini. Tanggapan terhadap pertanyaan yang mungkin menjadi kepentingan bersama semua penawar akan di-posting ke situs web KI dan/atau dikomunikasikan melalui e-mail.

d.     Perubahan. Setiap saat sebelum batas akhir penyampaian proposal, KI dapat, dengan alasan apapun, mengubah dokumen RfP melalui perubahan yang akan di-posting di situs web KI dan/atau dikomunikasikan melalui e-mail.


4.       Lini Masa Proposal

Panggilan Permintaan Proposal/RfP

16 September 2026

Klarifikasi disampaikan ke KI

21 September 2026

Klarifikasi diberikan kepada penawar yang diketahui

24 September 2026

Tenggat waktu penyampaian proposal ke KI

30 September 2026

Proses seleksi

   5-9 Oktober 2026

Seleksi akhir

16 Oktober 2026

 

untuk informasi detail terkait dengan RFP ini silahkan clik link ini

0 Comments:

Posting Komentar

iklan banner


Top